sesungguhnya suara itu tak bisa diredam mulut bisa dibungkam namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku., suara-suara itu tak bisa dipenjarakan di sana bersemayam kemerdekaan apabila engkau memaksa diam aku siapkan untukmu: pemberontakan..........! panggil aku = zawil azka =

Kamis, 09 September 2010

teringat keluargaku

di hari yang bahagia ini..
dimana semua umat muslim didunia sedang memeriahkan hari lebaran bersama keluarganya...

beda dengan diriku yang jauh dari mereka..

berawal dari kesedihan..

tak tertahan kan olehku air mata ini mengalir dengan sendirinya mengingat saat ku brada di tengah-tengah kemeriaahan hari lebaran bersama mereka..
sudah berulang kali aku mengalami kesedihan yang serupa..

mohon maaf kepada pembaca jika kata-kata "sedih' ini
sebagai orang muslim.. memang tak sepantasnya terucap kata seperti itu.
tapi apalah dayaku..aku cuma sebatas manusia biasa.yang masih memiliki perasaan yang kadang tidak bisa tertahan tuk mengucapkannya..

buat keluargaku disana..
maafkan segala kesalahanku........
special untukmu ibu..........
betapa ku merindukan pelukanmu.
betapa ku merindukan berjabat tangan dengan mu
betapa ku merindukan mencium kakimu

Meskipun dirimu manusia biasa
bagiku engkaulah malaikatku
yang tak pernah lelah
membimbingku

ibu, maafkanlah aku
yang dulu sering tidak memahamimu
yang kadang meremehkanmu

ibu engkaulah malaikat itu bagiku
tak pernah terlambat memberi kedamaian
semoga kau bahagia selalu
semoga aku dapat membahagiakanmu

terimalah maafku
dari anakmu

aku disini merindukanmu
walaupun aku tau memang tidak mungkin bagiku tuk berjumpa denganmu karena aku jauh..
tapi dirimu selalu ada di hatiku ibu..

tak kutemukan sebongkahpun kata"lantas kutundukkan kepala"kupejamkan mata kucoba rasakan hati dan kudekap diri-mu sedemikian erat dalam heningnya imajinasi mungkin dengan begini ku akan mulai memahami
merayakan jiwa yang teramat suci..
minai aidil walfaidin..mohon maaf lahir dan bathin...

0 komentar:

Posting Komentar